Mariani br karo s. Pd.

Di sebuah desa yang sangat kecil,tinggallah sebuah keluarga ,keluarga tersebut di karunia seorang anak laki laki. Desa kecil itu belum masuk transportasi,pem...

Selengkapnya

aku bukan gila

Di sebuah desa yang sangat kecil,tinggallah sebuah keluarga ,keluarga tersebut di karunia seorang anak laki laki.

Desa kecil itu belum masuk transportasi,pembangkit listrik,bahkan sekolah juga belum ada.

Setelah anak ini itu berumur 5 tahun ,dia sering mengucapkan kata2 sekolah ,walau di lingkungan atau di desa tersebut tidak ada orang yang sekolah.entah dari mana pikiran tersebut,orang tuanya juga tidak mengerti.

Karena ingin menggapai cita2 nya dengan penuh tantangan dan rintangan.Desa tempat tinggal nya itu belum ada sekolah dasar,sekolah menengah pertama,dan transport juga belum masuk.untuk memproleh pendidikan sekolah dasar pemuda tersebut harus menempuh jalan 4 kilo meter dari tempat tinggalnya dgn berjalan kaki dan memakan waktu lebih kurang 1 jam

Karena begitu tinggi kemauan pemuda ini ,maka jarak yang lumayan jauh untuk mencapai sekolah dasar tersebut bukan suatu penghalang bagi dia,pada waktu itu pendidikan belum begitu penting sekali ,atau belum di kenal oleh masayarakat desa tersebut.melihat ketekunan pemuda tersebut ,maka masayarakat sering mengolok olokkan pemuda tersebut Sebagai orang yang kuarang kerjaan,atau malas membatu orang tua bekerja,bahkan pernah juga di olok –olok Sebagai orang gila..,walau demikian pemuda tersebut tidak patah semangat untuk melanjutkan pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi,yaitu tinggkat smp.pastinya jarak juga untuk menempuh nya juga lebi jauh.

Bagaimana kah kelanjutan pendidikan pemuda tersebut ?

Apa yang terjadi setelah dia dewasa?

Apa tanggapan masyarakat ketika melihat perubahan pada pemuda tersebu?

Buku ni bercerta tentang seorang anak yang bercita2 ,namun orang yg ada di lingkungannya tidak mendukung ,walau demikian ,anak ini tdk pernah menyerah,dan akhirnya anak berhasil mencapai cita2nya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Semoga bukunya cepat selesai...ya bu. Sehat dan sukses selalu. Salam literasi dari Medan.

04 Jul
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali